<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>indonesia | Suara Rakyat Masa Depan</title>
	<atom:link href="https://pikiranrakyat.digital/tag/indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pikiranrakyat.digital</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 02:43:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>PROGRAM 30 JUZ BERSANAD: Jalan Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Dunia</title>
		<link>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/program-30-juz-bersanad-jalan-sunyi-di-tengah-hiruk-pikuk-dunia/</link>
					<comments>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/program-30-juz-bersanad-jalan-sunyi-di-tengah-hiruk-pikuk-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 02:43:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[program dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[tahfidz quran]]></category>
		<category><![CDATA[tarakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pikiranrakyat.digital/?p=1828</guid>

					<description><![CDATA[Di tengah derasnya arus informasi dan tuntutan hidup yang kian cepat, banyak dari kita merasa lelah tanpa benar-benar tahu arah…]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah derasnya arus informasi dan tuntutan hidup yang kian cepat, banyak dari kita merasa lelah tanpa benar-benar tahu arah pulang. Pagi dimulai dengan notifikasi, siang dipenuhi target, dan malam ditutup dengan kelelahan yang kadang tak sempat direnungkan. Di balik kesibukan itu, ada satu pertanyaan yang sering terlewat: sudahkah hati kita diberi ruang untuk kembali tenang?</p><p>Fenomena ini bukan hal baru di masyarakat Indonesia. Banyak orang, dari pelajar hingga orang tua, mulai merasakan kekosongan yang sulit dijelaskan. Bukan karena kurang materi, tetapi karena kurangnya kedekatan dengan sesuatu yang lebih dalam nilai, makna, dan spiritualitas. Di titik inilah, ajakan untuk kembali kepada Al-Qur’an menjadi relevan, bukan sekadar sebagai ritual, tetapi sebagai kebutuhan jiwa.</p><p>Program seperti<a href="https://wa.me/6281311308535?text=Assalamu%E2%80%99alaikum%20Ustadzah%2C%20saya%20ingin%20mendapatkan%20informasi%20lebih%20lanjut%20tentang%20Program%2030%20Juz%20Bersanad.%20Mohon%20arahannya.%20Terima%20kasih ."> “30 Juz Bersanad” </a>yang ditawarkan bukan hanya tentang menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, ia adalah perjalanan membangun kedekatan dengan wahyu Al-Qur&#8217;an, dengan sanad keilmuan yang terjaga, dan dengan lingkungan yang mendukung pertumbuhan iman. Dalam konteks kehidupan modern, ini bukan langkah mundur, tetapi justru langkah maju menguatkan fondasi sebelum melangkah lebih jauh.</p><p>Dalam Islam, Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk direnungkan dan diamalkan. Allah SWT berfirman:</p><p><em>&#8220;Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.&#8221;</em> (QS. Shad: 29)</p><p>Ayat ini mengingatkan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an seharusnya melibatkan hati dan pikiran, bukan sekadar lisan. Menghafal, dalam hal ini, menjadi salah satu cara untuk mendekatkan ayat-ayat itu ke dalam kehidupan sehari-hari. Ketika ayat sudah melekat di ingatan, ia lebih mudah hadir dalam keputusan, dalam emosi, bahkan dalam cara kita memandang hidup.</p><p>Namun, penting juga untuk memahami bahwa jalan ini bukan hanya untuk “yang sudah siap”. Justru seringkali, kesiapan itu tumbuh di tengah proses. Banyak orang yang awalnya merasa biasa saja, tetapi perlahan menemukan ketenangan yang tidak mereka temukan sebelumnya. Lingkungan yang mendukung, guru yang membimbing, dan rutinitas yang terarah menjadi faktor penting dalam perjalanan ini.</p><p>Dalam realitas sosial kita, pendidikan agama sering kali diposisikan sebagai pelengkap, bukan kebutuhan utama. Padahal, ketika hidup mulai terasa berat, banyak orang justru kembali mencari pegangan spiritual. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam sejatinya bukan hanya untuk dipelajari di masa kecil, tetapi untuk terus dihidupkan sepanjang usia.</p><p>Program berbasis pesantren atau ma’had seperti ini juga mengajarkan disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab. Hidup dalam asrama, berbagi waktu, dan belajar dalam suasana kolektif membentuk karakter yang tidak mudah didapatkan di tempat lain. Di tengah budaya individualisme yang semakin kuat, pengalaman seperti ini menjadi penyeimbang yang berharga.</p><p>Rasulullah SAW bersabda:</p><p><em>&#8220;Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.&#8221;</em> (HR. Bukhari)</p><p>Hadits ini tidak hanya memuliakan proses belajar, tetapi juga menekankan pentingnya berbagi. Artinya, perjalanan dengan Al-Qur’an bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk memberi manfaat bagi orang lain. Dalam konteks sosial, ini bisa berarti menjadi pribadi yang lebih bijak, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sekitar.</p><p>Tentu, tidak semua orang harus mengikuti program hafalan intensif. Setiap orang punya jalan masing-masing. Namun, semangat yang bisa diambil adalah pentingnya menyediakan waktu khusus untuk mendekat kepada Al-Qur’an, dalam bentuk apapun. Bisa dengan membaca, memahami tafsir, atau sekadar merenungkan makna ayat yang dibaca.</p><p>Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, mungkin kita tidak bisa menghentikan semuanya. Tapi kita bisa memilih untuk melambat sejenak, memberi ruang bagi hati untuk bernapas. Dan seringkali, ketenangan itu datang dari hal-hal yang sederhana seperti satu ayat yang dibaca dengan penuh kesadaran.</p><p>Akhirnya, tulisan ini bukan untuk mengajak secara paksa, tetapi untuk membuka ruang renung. Bahwa di antara segala kesibukan, ada jalan sunyi yang bisa kita tempuh untuk kembali menemukan makna. Jalan yang mungkin tidak selalu mudah, tetapi penuh keberkahan.</p><p>Semoga kita semua diberi kesempatan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, dalam cara yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing. Dan semoga dari kedekatan itu, lahir ketenangan yang bisa kita bawa dalam setiap langkah kehidupan.</p><p>Sebagai ikhtiar nyata bagi yang ingin menapaki jalan ini lebih serius, Program 30 Juz Bersanad membuka kesempatan belajar secara terarah dengan beberapa keunggulan:</p><p>Program ini berlangsung minimal 1 tahun dengan dukungan <strong>beasiswa pendidikan dan kepesantrenan</strong>, sehingga peserta bisa fokus tanpa terbebani biaya. Fasilitas yang disediakan juga mendukung, mulai dari asrama ber-AC, makan 3 kali sehari, hingga perlengkapan menghafal.</p><p>Peserta akan dibimbing dengan metode tahfizh bersanad, mendapatkan ijazah formal (MTs dan MA), serta pendampingan langsung dari muhafizhah yang berpengalaman. Selain itu, terdapat pembelajaran matan-matan penting dan kajian keislaman yang memperkuat pemahaman, bukan sekadar hafalan.</p><p>Adapun syarat pendaftaran cukup terbuka: lulusan SD hingga SMA/sederajat, usia 12–23 tahun, sehat, mendapat izin orang tua, serta memiliki komitmen untuk disiplin. Bagi yang pernah menghafal, tentu menjadi nilai tambah, namun bukan syarat mutlak.</p><p>Bagi yang tertarik atau ingin mengetahui lebih lanjut, informasi pendaftaran dapat diakses melalui WhatsApp di <strong><a href="https://wa.me/6281311308535?text=Assalamu%E2%80%99alaikum%20Ustadzah%2C%20saya%20ingin%20mendapatkan%20informasi%20lebih%20lanjut%20tentang%20Program%2030%20Juz%20Bersanad.%20Mohon%20arahannya.%20Terima%20kasih .">0813 1130 8535</a> (Ustadzah Ummu Zhafran)</strong>. Program ini berlokasi di Tarakan Timur, menjadi salah satu pilihan bagi yang ingin belajar dalam suasana yang lebih fokus dan kondusif.</p><p>Akhirnya, tulisan ini bukan untuk mengajak secara paksa, tetapi untuk membuka ruang renung. Bahwa di antara segala kesibukan, ada jalan sunyi yang bisa kita tempuh untuk kembali menemukan makna. Jalan yang mungkin tidak selalu mudah, tetapi penuh keberkahan.</p><p>Semoga kita semua diberi kesempatan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, dalam cara yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing. Dan semoga dari kedekatan itu, lahir ketenangan yang bisa kita bawa dalam setiap langkah kehidupan.</p><p>Untuk pembaca Pikiran Rakyat Digital, teruslah membuka diri pada inspirasi dan refleksi yang menenangkan. Karena di tengah berita dan informasi yang datang silih berganti, kita tetap butuh ruang untuk menata hati. Jangan ragu untuk menjelajahi artikel lainnya yang tidak hanya memberi informasi, tetapi juga menguatkan makna hidup.</p><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/program-30-juz-bersanad-jalan-sunyi-di-tengah-hiruk-pikuk-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilmu Memancing dalam Hidup: Tentang Jodoh, Rezeki, dan Takdir yang Tak Selalu Bisa Dipaksa</title>
		<link>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/ilmu-memancing-jodoh-takdir-dan-rezek/</link>
					<comments>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/ilmu-memancing-jodoh-takdir-dan-rezek/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 09:13:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Memancing]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pikiranrakyat.digital/?p=1531</guid>

					<description><![CDATA[Di era media sosial hari ini, kita sering melihat potongan kehidupan orang lain yang tampak begitu sempurna. Ada yang memamerkan…]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di era media sosial hari ini, kita sering melihat potongan kehidupan orang lain yang tampak begitu sempurna. Ada yang memamerkan pernikahan bahagia, ada yang berbagi kesuksesan karier, ada pula yang terlihat hidupnya penuh keberuntungan. Tanpa sadar, kita sering membandingkan diri sendiri.</p><p>“Kenapa dia sudah menikah, saya belum?”<br>“Kenapa usahanya lancar, sementara saya masih berjuang?”<br>“Atau kenapa rezekinya terasa begitu mudah?”</p><p>Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sebenarnya sangat manusiawi. Kita hidup di zaman yang serba cepat, di mana segala sesuatu seolah harus segera tercapai. Namun di balik semua itu, ada satu pelajaran hidup yang sering terlupakan: tidak semua hal dalam hidup bisa dipaksa. Ada yang hanya bisa diusahakan, lalu ditunggu dengan sabar.</p><p>Dalam tradisi kehidupan sederhana masyarakat kita, ada satu perumpamaan yang menarik untuk direnungkan: <strong>ilmu memancing</strong>.</p><h3 class="wp-block-heading">Belajar dari Ilmu Memancing</h3><p>Memancing bukan sekadar aktivitas menangkap ikan. Bagi sebagian orang, memancing adalah latihan kesabaran, ketenangan, dan kepercayaan pada proses.</p><p>Seorang pemancing yang baik tahu bahwa ia tidak bisa memaksa ikan untuk segera datang. Ia hanya bisa menyiapkan umpan terbaik, memilih tempat yang tepat, melempar kail, lalu menunggu.</p><p>Kadang ikan datang cepat. Kadang lama. Bahkan kadang pulang tanpa hasil.</p><p>Namun menariknya, seorang pemancing tidak selalu marah ketika ikan tidak didapat. Ia justru menikmati prosesnya: duduk tenang, memandangi air, merasakan angin, dan menunggu dengan penuh kesadaran.</p><p>Dalam kehidupan, <strong>jodoh, rezeki, dan takdir sering kali bekerja dengan cara yang mirip seperti memancing.</strong></p><p>Kita diperintahkan untuk berusaha. Tetapi hasilnya tidak selalu berada dalam kendali kita.</p><h3 class="wp-block-heading">Jodoh: Tidak Selalu Datang Saat Kita Memaksa</h3><p>Banyak orang merasa gelisah ketika melihat teman-temannya sudah menikah lebih dulu. Tekanan sosial, pertanyaan keluarga, bahkan candaan teman bisa membuat hati terasa berat.</p><p>Namun dalam Islam, jodoh bukanlah lomba siapa yang paling cepat. Ia lebih seperti pertemuan dua takdir yang sudah ditulis, namun tetap membutuhkan usaha manusia untuk menjemputnya.</p><p>Ada orang yang menemukan jodohnya di usia muda. Ada pula yang dipertemukan ketika hidup sudah lebih matang.</p><p>Dan keduanya sama-sama indah.</p><p>Rasulullah SAW pernah bersabda:</p><p><em>&#8220;Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.&#8221;</em><br>(HR. Tirmidzi)</p><p>Perhatikan bagaimana burung mencari makan. Ia tetap terbang, tetap berusaha. Namun ia tidak pernah cemas berlebihan tentang esok hari.</p><p>Begitu pula dengan jodoh. Kita boleh berusaha memperbaiki diri, membuka silaturahmi, dan memperluas pergaulan. Tetapi memaksa takdir justru sering membuat hati semakin lelah.</p><p>Kadang yang dibutuhkan bukan mempercepat, tetapi <strong>mematangkan diri</strong>.</p><h3 class="wp-block-heading">Rezeki: Tidak Selalu Tentang Siapa yang Paling Cepat</h3><p>Fenomena lain yang sering membuat hati gelisah adalah soal rezeki. Media sosial sering menampilkan kesuksesan instan: bisnis yang viral, keuntungan besar, atau gaya hidup yang tampak mewah.</p><p>Padahal realitas hidup tidak selalu seperti itu.</p><p>Rezeki dalam Islam memiliki makna yang sangat luas. Ia bukan hanya uang atau harta, tetapi juga kesehatan, ketenangan hati, keluarga yang baik, dan hidup yang cukup.</p><p>Allah berfirman dalam Al-Qur’an:</p><p><em>&#8220;Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.&#8221;</em><br>(QS. Hud: 6)</p><p>Ayat ini bukan berarti manusia boleh berpangku tangan. Justru sebaliknya: kita diminta berusaha sebaik mungkin, namun tetap menyadari bahwa hasil akhirnya adalah bagian dari takdir Allah.</p><p>Ada orang yang rezekinya datang cepat. Ada yang datangnya perlahan.</p><p>Seperti memancing, terkadang hasil terbaik datang kepada mereka yang paling sabar menunggu.</p><h3 class="wp-block-heading">Takdir: Perpaduan antara Usaha dan Kepercayaan</h3><p>Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah menganggap takdir sebagai sesuatu yang membuat manusia pasif. Padahal dalam ajaran Islam, takdir justru berjalan beriringan dengan usaha.</p><p>Seorang petani tetap menanam meskipun ia tahu hujan berada di tangan Tuhan. Seorang pedagang tetap berdagang meskipun ia tidak tahu siapa yang akan membeli.</p><p>Begitu pula kita.</p><p>Hidup bukan tentang memastikan semua hal berjalan sesuai rencana kita. Hidup adalah tentang melakukan yang terbaik, lalu mempercayakan sisanya kepada Allah.</p><p>Dalam bahasa sederhana: <strong>berusaha seperti semuanya bergantung pada kita, dan berserah diri seperti semuanya bergantung pada Tuhan.</strong></p><p>Di titik inilah hati mulai menemukan ketenangan.</p><h3 class="wp-block-heading">Menikmati Proses Hidup</h3><p>Kadang kita terlalu fokus pada hasil, sampai lupa menikmati perjalanan.</p><p>Padahal jika direnungkan, banyak momen indah dalam hidup justru terjadi saat kita sedang berjuang: belajar dari kegagalan, bertemu orang-orang baru, atau menemukan makna hidup yang tidak pernah kita duga sebelumnya.</p><p>Seorang pemancing yang sabar tahu bahwa kebahagiaan tidak hanya saat ikan didapat. Kebahagiaan juga ada dalam proses menunggu.</p><p>Begitu pula hidup.</p><p>Ada fase ketika doa belum terjawab. Ada masa ketika usaha terasa belum menghasilkan. Namun bukan berarti semuanya sia-sia.</p><p>Bisa jadi justru di situlah Allah sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik.</p><h3 class="wp-block-heading">Saatnya Berdamai dengan Waktu</h3><p>Mungkin hari ini kita masih bertanya tentang jodoh.<br>Mungkin kita masih berjuang soal pekerjaan.<br>Mungkin rezeki terasa belum seperti yang diharapkan.</p><p>Namun hidup bukan perlombaan yang harus dimenangkan hari ini juga.</p><p>Ada waktu yang sudah Allah atur dengan sangat presisi untuk setiap manusia.</p><p>Kadang kita hanya diminta bersabar sedikit lebih lama.</p><h3 class="wp-block-heading">Penutup: Percaya pada Proses Hidup</h3><p>Hidup ini pada akhirnya bukan tentang siapa yang paling cepat sampai tujuan. Tetapi tentang siapa yang mampu berjalan dengan hati yang tetap tenang.</p><p>Tentang siapa yang tetap berbuat baik meskipun jalan terasa panjang.<br>Tentang siapa yang tetap percaya meskipun belum melihat hasilnya.</p><p>Jodoh akan datang pada waktunya.<br>Rezeki akan menemukan jalannya.<br>Takdir akan mempertemukan kita dengan apa yang memang dituliskan.</p><p>Tugas kita hanyalah terus berusaha, memperbaiki diri, dan menjaga hati agar tidak kehilangan harapan.</p><p>Seperti seorang pemancing yang tetap duduk tenang di tepi air, kita belajar bahwa hidup juga membutuhkan kesabaran.</p><p>Siapa tahu, di waktu yang tidak kita duga, kail itu akhirnya bergerak.</p><p>Dan saat itu terjadi, kita akan menyadari satu hal:<br>bahwa semua penantian ternyata tidak pernah sia-sia.</p><p>Jika tulisan ini mengajak kita untuk berhenti sejenak dan merenung, mungkin itu tanda bahwa hati kita sedang belajar memahami makna hidup dengan lebih dalam.</p><p>Semoga kita semua diberi ketenangan dalam menunggu, kekuatan dalam berusaha, dan keikhlasan dalam menerima takdir.</p><p>Dan bagi pembaca yang ingin menemukan refleksi kehidupan lainnya, jangan ragu untuk menjelajahi berbagai tulisan inspiratif dan berita terbaru di <strong>Pikiran Rakyat Digital</strong> karena terkadang satu tulisan sederhana bisa menjadi pengingat yang menenangkan hati di tengah riuhnya dunia.</p><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/ilmu-memancing-jodoh-takdir-dan-rezek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LOWONGAN KERJA — CSR PARTNERSHIP OFFICER (CORPORATE FUNDRAISING) FULL-TIME</title>
		<link>https://pikiranrakyat.digital/loker/lowongan-kerja-csr-partnership-officer-corporate-fundraising-full-time/</link>
					<comments>https://pikiranrakyat.digital/loker/lowongan-kerja-csr-partnership-officer-corporate-fundraising-full-time/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 02:53:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Loker]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia cerah]]></category>
		<category><![CDATA[kisah orang baik]]></category>
		<category><![CDATA[loker]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[remote]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pikiranrakyat.digital/?p=462</guid>

					<description><![CDATA[Yayasan Ada Orang Baik&#160;membuka posisi&#160;CSR Partnership Officer&#160;untuk mengembangkan kerja sama strategis dengan perusahaan melalui program&#160;Corporate Social Responsibility (CSR).Posisi ini berfokus…]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yayasan Ada Orang Baik</strong>&nbsp;membuka posisi&nbsp;<strong>CSR Partnership Officer</strong>&nbsp;untuk mengembangkan kerja sama strategis dengan perusahaan melalui program&nbsp;<strong>Corporate Social Responsibility (CSR)</strong>.</p><p>Posisi ini berfokus pada&nbsp;<strong>pencarian, pendekatan, dan pengelolaan kemitraan CSR korporasi</strong>&nbsp;guna mendukung keberlanjutan program sosial dan kemanusiaan yayasan. Ini&nbsp;<strong>bukan posisi sales instan</strong>, melainkan peran strategis yang menuntut ketekunan, komunikasi profesional, dan pemahaman dunia korporasi.</p><h2 class="wp-block-heading"><strong>Tanggung Jawab Utama</strong></h2><ul class="wp-block-list">
<li>Mengidentifikasi dan memetakan perusahaan potensial untuk kerja sama CSR</li><li>Melakukan pendekatan profesional kepada pihak perusahaan (CSR, Sustainability, PR, HR, atau Manajemen)</li><li>Menyusun dan menyesuaikan proposal kerja sama CSR sesuai kebutuhan dan fokus perusahaan</li><li>Melakukan presentasi dan diskusi program secara online/offline (jika diperlukan)</li><li>Melakukan follow-up terstruktur hingga tercapai kesepakatan kerja sama</li><li>Membangun dan menjaga hubungan jangka panjang dengan mitra CSR</li><li>Berkoordinasi dengan tim internal terkait program, anggaran, dan kebutuhan pelaporan</li><li>Menyusun laporan progres kerja secara berkala (pipeline, potensi, dan realisasi kerja sama)</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kualifikasi</strong></h2><ul class="wp-block-list">
<li>Pendidikan minimal D3/S1</li><li>Pengalaman di bidang:
<ul class="wp-block-list">
<li>CSR</li><li>Corporate partnership</li><li>Fundraising korporasi</li><li>NGO / yayasan / organisasi sosial</li></ul>
</li><li>Mampu berkomunikasi secara profesional dengan pihak korporasi</li><li>Terbiasa menyusun proposal dan melakukan presentasi formal</li><li>Memiliki kemampuan negosiasi dan follow-up yang konsisten</li><li>Target-oriented dan tidak mudah menyerah terhadap penolakan</li><li>Memahami konsep CSR dan kerja sama sosial berbasis dampak</li><li>Rapi dalam administrasi, pencatatan data, dan pelaporan</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Nilai Tambah (Tidak Wajib)</strong></h2><ul class="wp-block-list">
<li>Memiliki jaringan kontak di perusahaan (CSR, PR, Sustainability, HR)</li><li>Pengalaman mengelola kerja sama CSR skala menengah hingga besar</li><li>Pemahaman isu keberlanjutan, ESG, atau SDGs</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sistem Kerja</strong></h2><ul class="wp-block-list">
<li><strong>Status:</strong> Full-Time</li><li><strong>Penempatan:</strong> Remote</li><li><strong>Jam Kerja:</strong> Jam kerja profesional (berbasis target dan progres, bukan absen semata)</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Melamar</strong></h2><p>Kirimkan&nbsp;<strong>CV dan surat lamaran</strong>&nbsp;ke:<br><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4e7.png" alt="📧" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />&nbsp;<strong>hr.yayasan.aob@gmail.com</strong></p><p>Subjek email:<br><strong>CSR Partnership Officer – Nama Pelamar</strong></p><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pikiranrakyat.digital/loker/lowongan-kerja-csr-partnership-officer-corporate-fundraising-full-time/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lomba MHQ 10 Juz Digelar, Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MAJT BAZNAS Jateng Ajak Generasi Muda Jadi Penghafal Qur’an</title>
		<link>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/lomba-mhq-10-juz-digelar-pesantren-tahfidz-al-quran-majt-baznas-jateng-ajak-generasi-muda-jadi-penghafal-quran/</link>
					<comments>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/lomba-mhq-10-juz-digelar-pesantren-tahfidz-al-quran-majt-baznas-jateng-ajak-generasi-muda-jadi-penghafal-quran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 09:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[10 juz]]></category>
		<category><![CDATA[anak sholeh]]></category>
		<category><![CDATA[anak sholehah]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[hafalan quran]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[MHQ]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pikiranrakyat.digital/?p=453</guid>

					<description><![CDATA[JAWA TENGAH — Pesantren Tahfidz Al Qur&#8217;an MAJT-BAZNAS Jateng membuka pendaftaran Lomba Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 10 Juz bagi generasi…]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAWA TENGAH</strong> — Pesantren Tahfidz Al Qur&#8217;an MAJT-BAZNAS Jateng membuka pendaftaran Lomba Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 10 Juz bagi generasi muda. Ajang ini bertujuan menumbuhkan semangat menghafal Al-Qur’an sekaligus mencetak calon hafiz dan hafizah berprestasi di tingkat daerah.</p><p>Kegiatan yang terbuka untuk peserta muda ini berlangsung sepanjang Februari hingga awal Maret 2026. Panitia menyampaikan bahwa lomba tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai latar belakang.</p><h3 class="wp-block-heading">Jadwal Pelaksanaan</h3><p>Berdasarkan informasi resmi panitia, rangkaian lomba MHQ 10 Juz meliputi:</p><ul class="wp-block-list">
<li><strong>Pendaftaran:</strong> 4–25 Februari 2026</li><li><strong>Technical Meeting &amp; Babak Penyisihan:</strong> 28 Februari 2026</li><li><strong>Babak Final:</strong> 6 Maret 2026</li></ul>



<p>Peserta yang lolos tahap penyisihan akan melaju ke babak final untuk memperebutkan gelar juara.</p><h3 class="wp-block-heading">Hadiah Pembinaan Jutaan Rupiah</h3><p>Panitia menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan dan sertifikat bagi para pemenang, dengan rincian sebagai berikut:</p><ul class="wp-block-list">
<li><strong>Juara 1:</strong> Rp3.000.000</li><li><strong>Juara 2:</strong> Rp2.500.000</li><li><strong>Juara 3:</strong> Rp2.000.000</li><li><strong>Harapan 1:</strong> Rp1.500.000</li><li><strong>Harapan 2:</strong> Rp1.000.000</li></ul>



<p>Selain hadiah materi, sertifikat penghargaan diharapkan menjadi bekal prestasi bagi peserta untuk melanjutkan pendidikan atau mengikuti kompetisi serupa di tingkat lebih tinggi.</p><h3 class="wp-block-heading">Pendaftaran dan Informasi</h3><p>Peserta dapat mendaftar secara daring melalui formulir online yang disediakan panitia. Untuk informasi lebih lanjut, panitia membuka layanan kontak melalui nomor:</p><ul class="wp-block-list">
<li>085 861 835 339 (Malino)</li><li>085 326 274 154 (Ulil)</li></ul>



<p>Panitia mengajak para penghafal Al-Qur’an muda untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang menguji kemampuan sekaligus meraih prestasi.</p><h3 class="wp-block-heading">Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani</h3><p>Lomba MHQ 10 Juz ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus motivasi bagi generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan seperti ini dinilai penting untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak dan berprestasi.</p><p><strong>“Yuk, uji hafalanmu dan raih prestasinya,”</strong> demikian ajakan panitia kepada calon peserta.</p><p>Saatnya kita<a href="https://rajadigital.myscalev.com/p/membuka-pintu-rezeki-dalam-30-hari-menata-batin-menyelaraskan-hidup-dan-membiarkan-rezeki-mengalir?ref=AKSESGLOBAL9HS8G">Membuka Pintu Rezeki dalam 30 Hari &#8211; Menata Batin, Menyelaraskan Hidup, dan Membiarkan Rezeki Mengalir</a></p><p>Dan Sebelum Harga Naik Dapatkan Informasi Roadmap Work From Home<a href="http://aksesglobal.site/roadmap-work-from-home"> Disini</a></p><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pikiranrakyat.digital/dakwah/lomba-mhq-10-juz-digelar-pesantren-tahfidz-al-quran-majt-baznas-jateng-ajak-generasi-muda-jadi-penghafal-quran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Umumkan Hasil Sidang Isbat Puasa 2026: Awal Ramadan Resmi Ditetapkan</title>
		<link>https://pikiranrakyat.digital/nasional/indonesia-umumkan-hasil-sidang-isbat-puasa-2026-awal-ramadan-resmi-ditetapkan/</link>
					<comments>https://pikiranrakyat.digital/nasional/indonesia-umumkan-hasil-sidang-isbat-puasa-2026-awal-ramadan-resmi-ditetapkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 07:46:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[awal puasa]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[menag]]></category>
		<category><![CDATA[penetapan awal ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[puasa ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[sidang]]></category>
		<category><![CDATA[sidang isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pikiranrakyat.digital/?p=450</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan hasil sidang isbat puasa 2026 yang menetapkan awal Ramadan bagi umat Islam di seluruh tanah…]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan <em>hasil sidang isbat puasa 2026</em> yang menetapkan awal Ramadan bagi umat Islam di seluruh tanah air. Keputusan tersebut disampaikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setelah menggelar sidang tertutup yang dihadiri ulama, ahli astronomi, serta perwakilan organisasi masyarakat Islam di Jakarta.</p><p>Berdasarkan pemantauan hilal (<em>rukyat</em>), pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada <strong>19 Februari 2026</strong>, menandai dimulainya ibadah puasa bagi umat Muslim. Penetapan ini memberikan kepastian hukum dan keagamaan bagi mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam, yang mencapai sekitar 87 persen dari total populasi lebih dari 270 juta jiwa menurut data kependudukan nasional.</p><p>Menteri Agama menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil sesuai kriteria yang telah disepakati, termasuk batas minimal visibilitas hilal yang digunakan negara-negara Asia Tenggara. “Pemerintah memadukan perhitungan ilmiah dan pengamatan langsung demi akurasi sekaligus persatuan umat,” ujarnya dalam konferensi pers yang disiarkan secara nasional.</p><h3 class="wp-block-heading">Koordinasi dengan Organisasi Islam</h3><p>Organisasi Islam besar seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah turut berpartisipasi atau memberikan tanggapan terhadap sidang tersebut. Muhammadiyah sendiri umumnya menetapkan awal Ramadan berdasarkan metode hisab yaitu 18 Februari 2026, sementara pemerintah melalui sidang isbat berupaya menentukan tanggal yang berlaku secara nasional.</p><p>Dalam beberapa tahun, perbedaan metode dapat menyebabkan perbedaan awal puasa di sebagian masyarakat. Namun, pemerintah berharap keputusan tahun 2026 dapat memperkuat kebersamaan umat selama bulan suci.</p><h3 class="wp-block-heading">Pentingnya Sidang Isbat</h3><p>Sidang isbat merupakan mekanisme resmi yang telah lama digunakan di Indonesia untuk menyeimbangkan tradisi keagamaan, perkembangan ilmu pengetahuan, dan harmoni sosial. Pemantauan hilal dilakukan di puluhan titik di seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatra hingga Papua, guna memastikan terlihatnya bulan sabit awal Ramadan.</p><p>Para pakar keagamaan menilai keseragaman awal Ramadan penting untuk koordinasi kehidupan sosial, termasuk jadwal pendidikan, aktivitas kerja, hingga penyelenggaraan ibadah berjamaah dan kegiatan sosial keagamaan.</p><h3 class="wp-block-heading">Menyambut Ramadan 2026</h3><p>Dengan ditetapkannya awal puasa, umat Islam di Indonesia mulai mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah yang identik dengan ibadah, refleksi diri, dan kepedulian sosial. Aktivitas ekonomi biasanya meningkat menjelang Ramadan, sementara masjid-masjid menyiapkan salat tarawih serta program santunan bagi masyarakat.</p><p>Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi apabila terdapat perbedaan dalam pelaksanaan. “Ramadan adalah momentum memperkuat persatuan dan kepedulian,” demikian pesan yang disampaikan.</p><p>Saatnya kita<a href="https://rajadigital.myscalev.com/p/membuka-pintu-rezeki-dalam-30-hari-menata-batin-menyelaraskan-hidup-dan-membiarkan-rezeki-mengalir?ref=AKSESGLOBAL9HS8G">Membuka Pintu Rezeki dalam 30 Hari &#8211; Menata Batin, Menyelaraskan Hidup, dan Membiarkan Rezeki Mengalir</a></p><p>Dan Sebelum Harga Naik Dapatkan Informasi Roadmap Work From Home <a href="http://aksesglobal.site/roadmap-work-from-home">Disini</a></p><p><strong>Bagaimana persiapan Anda menyambut Ramadan 2026? Apakah ada tradisi khusus di daerah Anda saat awal puasa tiba? Bagikan pendapat dan pengalaman Anda di kolom diskusi.</strong></p><p></p><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pikiranrakyat.digital/nasional/indonesia-umumkan-hasil-sidang-isbat-puasa-2026-awal-ramadan-resmi-ditetapkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laporan Konflik Gaza: Sorotan atas Klaim Penggunaan Senjata Termal dan Dampak Kemanusiaan</title>
		<link>https://pikiranrakyat.digital/global/laporan-konflik-gaza-sorotan-atas-klaim-penggunaan-senjata-termal-dan-dampak-kemanusiaan/</link>
					<comments>https://pikiranrakyat.digital/global/laporan-konflik-gaza-sorotan-atas-klaim-penggunaan-senjata-termal-dan-dampak-kemanusiaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 02:29:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[gaza]]></category>
		<category><![CDATA[harga diri suatu negara]]></category>
		<category><![CDATA[hidup merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan palestina]]></category>
		<category><![CDATA[malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[palestina]]></category>
		<category><![CDATA[palestina merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[zionis]]></category>
		<category><![CDATA[zionis israel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pikiranrakyat.digital/?p=441</guid>

					<description><![CDATA[Cek videonya disiniKonflik berkepanjangan di Jalur Gaza kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah beredarnya klaim bahwa Israel gunakan senjata termal…]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Cek videonya <a href="https://www.instagram.com/reel/DUyCGcrE_S-/?igsh=OG9yc2I1Ymg5YXFz">disini</a></p><p>Konflik berkepanjangan di Jalur Gaza kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah beredarnya klaim bahwa <strong>Israel gunakan senjata termal buatan Amerika, 2842 warga Gaza tewas meleleh tanpa jasad</strong>. Informasi tersebut memicu gelombang keprihatinan global sekaligus perdebatan mengenai jenis persenjataan yang digunakan serta dampaknya terhadap warga sipil di wilayah padat penduduk itu.</p><p>Pemerintah Israel hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait penggunaan senjata termal yang dimaksud. Sementara itu, otoritas kesehatan di Jalur Gaza melaporkan tingginya jumlah korban tewas akibat serangan udara intensif, termasuk korban yang sulit diidentifikasi karena kerusakan tubuh yang parah. </p><h3 class="wp-block-heading">Apa Itu Senjata Termal?</h3><p>Dalam konteks militer, istilah “senjata termal” dapat merujuk pada berbagai jenis amunisi yang menghasilkan panas ekstrem, seperti bom termobarik. Senjata ini bekerja dengan menyebarkan aerosol bahan bakar yang kemudian diledakkan, menciptakan gelombang panas dan tekanan tinggi yang dapat menghancurkan bangunan serta mengakibatkan luka bakar parah.</p><p>Menurut laporan Human Rights Watch dan berbagai organisasi pemantau konflik, penggunaan senjata dengan daya ledak tinggi di area permukiman padat berisiko besar terhadap warga sipil. Meski demikian, organisasi tersebut menekankan pentingnya verifikasi independen sebelum menyimpulkan jenis senjata tertentu digunakan dalam suatu serangan.</p><h3 class="wp-block-heading">Dampak Kemanusiaan yang Mengkhawatirkan</h3><p>Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa konflik di Gaza telah menyebabkan puluhan ribu korban jiwa serta krisis kemanusiaan akut, termasuk kekurangan makanan, air bersih, dan layanan kesehatan. Rumah sakit beroperasi di bawah kapasitas minimal, sementara tim penyelamat menghadapi kesulitan mengevakuasi korban dari reruntuhan.</p><p>Seorang tenaga medis lokal, dalam laporan yang dikutip berbagai media internasional, menyatakan bahwa banyak korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh akibat ledakan besar. “Kami menghadapi situasi di mana identifikasi korban menjadi sangat sulit,” ujarnya.</p><h3 class="wp-block-heading">Kontroversi Senjata Buatan Amerika</h3><p>Klaim bahwa senjata tersebut merupakan “buatan Amerika” juga memicu diskusi geopolitik. Amerika Serikat diketahui sebagai salah satu pemasok utama peralatan militer bagi Israel, namun Washington secara resmi menyatakan bahwa penggunaan senjata harus mematuhi hukum humaniter internasional.</p><p>Para analis menilai, tudingan semacam ini sering muncul dalam situasi konflik intens, sehingga diperlukan investigasi transparan dari lembaga internasional independen untuk memastikan fakta di lapangan.</p><h3 class="wp-block-heading">Refleksi Kemanusiaan dan Perspektif Spiritual</h3><p>Bagi masyarakat Muslim, tragedi kemanusiaan di Gaza tidak hanya menjadi isu politik, tetapi juga panggilan nurani. Dalam ajaran Islam, menjaga kehidupan manusia merupakan tujuan utama (maqashid syariah). Setiap nyawa yang hilang dipandang sebagai kehilangan seluruh umat manusia.</p><p>Situasi ini mengajak umat untuk memperkuat empati, doa, dan dukungan kemanusiaan tanpa terjebak pada kebencian. Ulama sering mengingatkan bahwa kepedulian sosial melalui sedekah, advokasi damai, dan doa adalah bentuk nyata solidaritas yang diajarkan agama.</p><h3 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h3><p>Klaim bahwa <strong>Israel gunakan senjata termal buatan Amerika, 2842 warga Gaza tewas meleleh tanpa jasad</strong> masih memerlukan verifikasi independen yang kredibel. Namun yang tak terbantahkan adalah besarnya penderitaan warga sipil di Gaza akibat konflik yang belum menunjukkan tanda mereda. Dunia internasional terus didesak untuk mendorong gencatan senjata dan perlindungan bagi penduduk sipil.</p><p><strong>Bagaimana pendapat Anda tentang situasi ini? Apakah komunitas global sudah cukup berperan dalam melindungi warga sipil di wilayah konflik? Silakan bagikan pandangan Anda secara bijak dan penuh empati di kolom diskusi.</strong></p><p>Saatnya kita<a href="https://rajadigital.myscalev.com/p/membuka-pintu-rezeki-dalam-30-hari-menata-batin-menyelaraskan-hidup-dan-membiarkan-rezeki-mengalir?ref=AKSESGLOBAL9HS8G"> Membuka Pintu Rezeki dalam 30 Hari &#8211; Menata Batin, Menyelaraskan Hidup, dan Membiarkan Rezeki Mengalir</a></p><p>Dan Sebelum Harga Naik Dapatkan Informasi Roadmap Work From Home <a href="http://aksesglobal.site/roadmap-work-from-home">Disini</a></p><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pikiranrakyat.digital/global/laporan-konflik-gaza-sorotan-atas-klaim-penggunaan-senjata-termal-dan-dampak-kemanusiaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indeks Harga Saham Gabungan: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia</title>
		<link>https://pikiranrakyat.digital/ekonomi/indeks-harga-saham-gabungan-barometer-kesehatan-pasar-modal-indonesia/</link>
					<comments>https://pikiranrakyat.digital/ekonomi/indeks-harga-saham-gabungan-barometer-kesehatan-pasar-modal-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 02:05:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ihsg]]></category>
		<category><![CDATA[ihsg hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[indeks harga saham gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pikiranrakyat.digital/?p=397</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan indikator utama yang mencerminkan pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa…]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan indikator utama yang mencerminkan pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bagi pelaku pasar, baik investor ritel maupun institusi, IHSG kerap dijadikan barometer untuk membaca kondisi dan sentimen pasar modal Indonesia secara keseluruhan.</p><p>Pada prinsipnya, <strong>indeks harga saham gabungan</strong> menunjukkan arah pasar: ketika IHSG menguat, mayoritas saham mengalami kenaikan harga; sebaliknya, pelemahan IHSG menandakan tekanan jual yang lebih dominan. Pergerakan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi domestik, kebijakan pemerintah, suku bunga, nilai tukar rupiah, hingga dinamika global seperti kebijakan bank sentral Amerika Serikat dan tensi geopolitik.</p><p>Menurut data Bursa Efek Indonesia, IHSG menghimpun kinerja ratusan saham lintas sektor, termasuk perbankan, energi, konsumsi, teknologi, dan infrastruktur. Karena cakupannya yang luas, IHSG kerap dianggap sebagai cerminan optimisme atau kehati-hatian investor terhadap prospek perekonomian nasional.</p><p>Analis pasar modal menilai bahwa volatilitas IHSG merupakan hal yang wajar. “Pergerakan IHSG tidak hanya dipengaruhi kinerja emiten, tetapi juga sentimen global dan ekspektasi pelaku pasar terhadap kebijakan ekonomi ke depan,” ujar seorang analis pasar dari perusahaan sekuritas nasional. Ia menambahkan bahwa investor perlu melihat tren jangka menengah dan panjang, bukan sekadar fluktuasi harian.</p><p>Dari sisi fundamental, kinerja IHSG juga berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi yang stabil cenderung menjadi katalis positif bagi pasar saham. Selain itu, laporan keuangan emiten yang solid dan tata kelola perusahaan yang baik turut memperkuat kepercayaan investor.</p><p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI terus mendorong peningkatan literasi serta inklusi pasar modal. Langkah ini diharapkan dapat memperluas basis investor domestik sehingga pasar menjadi lebih kuat dan tidak terlalu bergantung pada arus modal asing. Dalam jangka panjang, struktur investor yang sehat diyakini mampu meredam gejolak ekstrem pada IHSG.</p><p>Sebagai penutup, <strong>indeks harga saham gabungan</strong> bukan sekadar angka di layar perdagangan, melainkan refleksi dari harapan, kekhawatiran, dan persepsi investor terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Memahami pergerakan IHSG secara komprehensif dapat membantu masyarakat mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan terukur.</p><p><strong>Bagaimana pandangan Anda terhadap pergerakan IHSG ke depan?</strong> Apakah faktor global atau domestik yang menurut Anda paling berpengaruh saat ini? Mari berbagi pendapat dan diskusi di kolom komentar.</p><p>Saatnya kita<a href="https://rajadigital.myscalev.com/p/membuka-pintu-rezeki-dalam-30-hari-menata-batin-menyelaraskan-hidup-dan-membiarkan-rezeki-mengalir?ref=AKSESGLOBAL9HS8G"> Membuka Pintu Rezeki dalam 30 Hari &#8211; Menata Batin, Menyelaraskan Hidup, dan Membiarkan Rezeki Mengalir</a></p><p>Dan Sebelum Harga Naik Dapatkan Informasi Roadmap Work From Home <a href="http://aksesglobal.site/roadmap-work-from-home">Disini</a></p><p></p><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pikiranrakyat.digital/ekonomi/indeks-harga-saham-gabungan-barometer-kesehatan-pasar-modal-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Naik, Malaysia Buka Izin Warga Tambang Emas Mandiri. Bagaimana Dengan Indonesia ?</title>
		<link>https://pikiranrakyat.digital/global/harga-emas-naik-malaysia-buka-izin-warga-tambang-emas-mandiri-bagaimana-dengan-indonesia/</link>
					<comments>https://pikiranrakyat.digital/global/harga-emas-naik-malaysia-buka-izin-warga-tambang-emas-mandiri-bagaimana-dengan-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 04:03:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[harga emas hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[harga emas naik]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pikiranrakyat.digital/?p=311</guid>

					<description><![CDATA[Cek disini bahwa Malaysia Buka Izin Warga Tambang Emas Mandiri.Kenaikan harga emas naik dalam beberapa bulan terakhir kembali menjadi sorotan…]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Cek disini bahwa <a href="https://www.instagram.com/reel/DT1h2_QCQGd/?igsh=MXZocjdpYjEyanV6MA==">Malaysia Buka Izin Warga Tambang Emas Mandiri.</a></p><p>Kenaikan <strong>harga emas naik</strong> dalam beberapa bulan terakhir kembali menjadi sorotan di kawasan Asia Tenggara. Di tengah tren global tersebut, Malaysia mengambil langkah kebijakan yang cukup berani dengan membuka izin bagi warga untuk melakukan penambangan emas secara mandiri dalam skema yang lebih terstruktur dan legal. Kebijakan ini memunculkan pertanyaan di Indonesia: apakah langkah serupa memungkinkan diterapkan, atau justru berisiko menimbulkan persoalan baru?</p><p>Secara global, <strong>harga emas naik</strong> dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ketidakpastian geopolitik, inflasi, hingga kebijakan suku bunga bank sentral dunia. Data World Gold Council mencatat, harga emas dunia sempat menembus kisaran USD 2.000 per troy ounce pada periode tertentu dalam satu tahun terakhir, seiring meningkatnya permintaan sebagai aset lindung nilai (safe haven). Kondisi ini turut berdampak pada negara-negara produsen dan pemilik cadangan emas, termasuk Malaysia dan Indonesia.</p><p><strong>Kebijakan Malaysia: Legalitas Tambang Emas Mandiri</strong></p><p>Pemerintah Malaysia, melalui otoritas pertambangan negara bagian, mulai membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam penambangan emas skala kecil. Skema ini umumnya berbentuk <strong>small scale mining</strong> atau tambang rakyat yang diatur melalui izin resmi, pembatasan wilayah, serta kewajiban mematuhi standar keselamatan dan lingkungan.</p><p>Cek Disini Untuk <a href="https://rajadigital.myscalev.com/p/membuka-pintu-rezeki-dalam-30-hari-menata-batin-menyelaraskan-hidup-dan-membiarkan-rezeki-mengalir?ref=AKSESGLOBAL9HS8G">Membuka Pintu Rezeki dalam 30 Hari &#8211; Menata Batin, Menyelaraskan Hidup, dan Membiarkan Rezeki Mengalir</a></p><p>Menurut laporan media ekonomi Malaysia, kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi praktik penambangan ilegal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat lokal di wilayah yang memiliki potensi emas. Selain itu, negara juga tetap memperoleh pemasukan melalui pajak, retribusi, dan pengawasan hasil tambang.</p><p>“Dengan regulasi yang jelas, kami berharap aktivitas tambang kecil dapat berjalan aman, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat,” ujar salah satu pejabat otoritas pertambangan Malaysia, seperti dikutip media setempat.</p><p>Langkah ini dinilai relevan di tengah <strong>harga emas naik</strong>, karena memberikan peluang ekonomi baru bagi warga tanpa sepenuhnya bergantung pada perusahaan tambang besar.</p><p><strong>Kondisi Indonesia: Potensi Besar, Regulasi Ketat</strong></p><p>Indonesia sebenarnya memiliki potensi emas yang sangat besar. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa Indonesia termasuk salah satu negara dengan cadangan emas terbesar di dunia, dengan sebaran di Papua, Sulawesi, Kalimantan, hingga Sumatra. Namun, pemanfaatannya masih didominasi oleh perusahaan skala besar dan menengah.</p><p>Tambang emas rakyat di Indonesia memang sudah ada, tetapi sering kali berada di wilayah abu-abu hukum. Banyak aktivitas penambangan dilakukan tanpa izin resmi, sehingga memicu persoalan lingkungan, keselamatan kerja, dan konflik lahan. Penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri juga menjadi masalah serius yang berdampak pada kesehatan masyarakat.</p><p>Di tengah tren <strong>harga emas naik</strong>, sebagian pihak menilai Indonesia seharusnya mulai meninjau ulang kebijakan tambang rakyat. Dengan regulasi yang lebih sederhana, pengawasan ketat, dan pendampingan teknologi, tambang emas skala kecil dinilai bisa menjadi sumber ekonomi alternatif bagi masyarakat di daerah terpencil.</p><p><strong>Tantangan Jika Indonesia Meniru Malaysia</strong></p><p>Meski terlihat menjanjikan, penerapan kebijakan seperti Malaysia bukan tanpa tantangan. Indonesia memiliki wilayah yang jauh lebih luas, tingkat keragaman sosial yang tinggi, serta sejarah panjang konflik pertambangan. Tanpa sistem pengawasan yang kuat, legalisasi tambang mandiri berisiko memperparah kerusakan lingkungan dan memperluas praktik eksploitasi.</p><p>Pengamat energi dan pertambangan dari perguruan tinggi nasional menilai, “Indonesia perlu berhati-hati. Legalitas tambang rakyat harus dibarengi edukasi, teknologi ramah lingkungan, serta penegakan hukum yang konsisten. Jika tidak, kebijakan ini justru bisa menjadi bumerang.”</p><p>Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor krusial. Tanpa kejelasan kewenangan, izin tambang rakyat berpotensi tumpang tindih dengan konsesi perusahaan besar atau kawasan hutan lindung.</p><p>Cek Disini Untuk <a href="https://rajadigital.myscalev.com/p/membuka-pintu-rezeki-dalam-30-hari-menata-batin-menyelaraskan-hidup-dan-membiarkan-rezeki-mengalir?ref=AKSESGLOBAL9HS8G">Membuka Pintu Rezeki dalam 30 Hari &#8211; Menata Batin, Menyelaraskan Hidup, dan Membiarkan Rezeki Mengalir</a></p><p><strong>Peluang di Tengah Harga Emas Naik</strong></p><p>Meski penuh tantangan, momentum <strong>harga emas naik</strong> bisa menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk melakukan pembenahan tata kelola pertambangan rakyat. Dengan belajar dari pengalaman Malaysia dan negara lain, Indonesia dapat merancang skema perizinan yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan.</p><p>Pendekatan berbasis koperasi, pembatasan luas tambang, serta penggunaan teknologi bebas merkuri dapat menjadi solusi antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Jika dikelola dengan baik, tambang emas rakyat tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga mengurangi praktik ilegal yang selama ini sulit dikendalikan.</p><p>Kebijakan Malaysia membuka izin tambang emas mandiri muncul di saat <strong>harga emas naik</strong> dan menjadi perbincangan regional. Indonesia, dengan potensi emas yang besar, memiliki peluang untuk mengambil langkah serupa, namun harus disertai regulasi matang dan pengawasan ketat. Tanpa itu, manfaat ekonomi bisa kalah oleh dampak sosial dan lingkungan.</p><p><strong>Bagaimana menurut Anda?</strong><br>Apakah Indonesia perlu membuka izin tambang emas mandiri seperti Malaysia, atau justru fokus memperkuat pengawasan dan peran perusahaan besar? Silakan bagikan pandangan Anda di kolom diskusi dan mari kita bahas bersama.</p><div id="container-61e5c1c634db74fb87021b895548e6b9"></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div><div class="asai-ad-wrap asai-device-all asai-lazy" data-ad-id="4" data-placement="after_post"><div class="asai-ad-inner"><figure class="asai-image-ad-wrap"><a href="https://wa.me/6285373530295?text=Halo,%20apakah%20slot%20iklan%20di%20PikiranRakyat.digital%20masih%20tersedia%3F%20Saya%20tidak%20ingin%20kehabisan" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow" class="asai-image-ad-link" data-ad-id="4"><img src="https://pikiranrakyat.digital/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-22.55.16.jpeg" alt="Promosi Iklan Pikiranrakyat.digital" width="728" height="90" class="asai-image-ad" data-ad-id="4" style="max-width:100%;height:auto;display:block;border:0"></a></figure></div></div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pikiranrakyat.digital/global/harga-emas-naik-malaysia-buka-izin-warga-tambang-emas-mandiri-bagaimana-dengan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
